Metro — Penanganan banjir menjadi usulan utama masyarakat Kelurahan Mulyojati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan.

Hal itu di ungkapkan, Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana usai Musrenbang di Aula Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Jum’at (09/01/2026).

Rafieq mengungkapkan, Warga menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan segera. Salah satunya adalah permintaan dari sekolah yang membutuhkan pembangunan pagar demi meningkatkan keamanan peserta didik.

“Selain itu, juga disampaikan adanya beberapa titik drainase yang tersumbat sehingga saat hujan deras menyebabkan terjadinya genangan air,” ucapannya.

Menurut Rafieq, pemerintah Kota Metro akan melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan banjir dan genangan.

Rafieq berharap, dana rutin dapat segera dimanfaatkan untuk menangani lokasi-lokasi vital yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Ini yang coba kita petakan. Kalau bisa dana rutin segera dikeluarkan untuk menangani titik-titik vital, terutama yang bisa menyebabkan genangan banjir,” jelasnya.

Rafieq menegaskan, bahwa persoalan tersebut telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti.

Lurah Mulyojati Ngadiono mengungkapkan, bahwa fokus utama dalam Musrenbang masih diarahkan pada penanganan banjir.

“Beberapa usulan prioritas meliputi perbaikan drainase di Jalan Soekarno Hatta, peningkatan Jalan Al Muttaqin, serta fasilitas posyandu,” ucapannya.

Ngadiono berharap, seluruh usulan dari masyarakat yang telah disampaikan kepada pemerintah Kota Metro dapat terealisasi pada tahun 2027.

Ngadiono menambahkan bahwa saat ini kelurahan juga fokus pada pekerjaan fisik. pada tahun sebelumnya, terdapat lima titik drainase yang telah terlaksana. (Adv)